APAKAH RAHASIA CANTIK DAN AWET MUDA SEORANG WANITA JEPANG
TipsTrikCantik - Orang Jepang disebut sebagai food utopia. Di sepanjang jalan atau di toserba, beragam makanan dijual. Tapi bila mereka begitu senang makan, bagaimana mungkin bisa tetap langsing, cantik, sehat, dan panjang umur ? Ternyata, rahasianya kesehatan dan kecantikannya ada di balik dapur wanita Jepang.
1. Rahasia pertama dari makanan sehari-hari.
Menu harian orang Jepang terdiri dari ikan, kedelai, nasi, sayur, dan buah.
Hidangan rumahan terdiri dari ikan panggang, semangkuk nasi, sayur, seporsi sup tahu, buah potong sebagai penutup, dan secangkir teh hijau. Tingkat konsumsi ikan dan kedelai di Jepang sangat tinggi. Mereka juga tergila-gila pada sayuran segar. Favorit mereka adalah brokoli, tauge, kol, dan rumput laut. Daging termasuk jarang dikonsumsi.
2. Rahasia kedua dari porsi makan.
Wanita Jepang makan dalam porsi kecil. orang Jepang dibiasakan makan dalam porsi kecil. Mereka juga makan perlahan-lahan, tidak terburu-buru, karena setiap suap harus dinikmati.
3. Rahasia ketiga dari cara memasak.
Makanan Jepang sangat ringan.
Wanita Jepang lebih suka mengukus, menumis, merebus, atau memanggang Keuntungannya, zat dalam bahan makanan tidak rusak. Jepang juga terkenal dengan makanan mentahnya, seperti sashimi. Makanan Jepang tidak banyak memakai bumbu, krim, atau saus.
4. Rahasia keempat dari menu sarapan.
Wanita Jepang selalu sarapan sehat.
Di Jepang sarapan adalah hal yang penting. Sarapan klasik Jepang terdiri dari teh hijau, semangkuk nasi, sup tahu dengan tahu dan bawang bombay, rumput laut (nori), dan sedikit omelet atau sepotong ikan panggang.
5. Rahasia kelima dari aktivitas kesehariannya
Orang Jepang banyak berjalan kaki.
Bagi orang Jepang, memiliki mobil sendiri justru akan menguras biaya sangat mahal. Oleh karena itu, mereka berjalan kaki dari stasiun ke stasiun kereta, dan dengan kecepatan lumayan tinggi. Dengan begitu,kalori mereka selalu terbakar maksimal.
Itulah ke 5 rahasia bagaimana wanita jepang bisa selalu awet tampi seksi dan sehat meskipun sudah berumur.

No comments:
Post a Comment